Bagaimana chatbot Inflection AI dapat menyaingi ChatGPT

Create a 3:2 aspect ratio illustration in a bright and cheery style that represents the modernization of the food industry through artificial intelligence. The illustration should reflect significant points from the article. Show a futuristic looking factory with machines efficiently processing and producing a variety of foods. One section should show machines developing unique flavors, another section showing optimized food manufacturing, and another focusing on controlled waste reduction. Outside this factory, show fertile fields with crops thriving under the watch of AI robots or drones. The whole scene should convey a sense of optimism towards a future where food production is sustainable and advanced enough to cater to a growing population.

Chatbot milik Inflection AI, Pi, kini setara dengan GPT-4 milik OpenAI berkat model baru, menurut data yang dibagikan kepada Axios. Perkembangan ini sangat penting karena Inflection bersaing dengan pemain besar seperti Google, Microsoft, dan OpenAI di pasar asisten berbasis AI. Pi telah menggunakan model terbaru, versi 2.5, dan sekarang menjadi mesin utama bagi sebagian besar pengguna. Inflection juga mengungkapkan bahwa Pi memiliki 1 juta pengguna aktif harian dan 6 juta pengguna aktif bulanan, dengan lebih dari 4 miliar pesan yang dipertukarkan. Tidak seperti chatbot lainnya, Pi diposisikan sebagai asisten yang sangat pribadi dengan nada yang hangat dan ramah. Chatbot ini ditanyai apa yang akan ditanyakan kepada penciptanya, dan sarannya tepat sasaran. Selain itu, Pi juga ditanya tentang kemampuan apa saja yang diinginkan. Suleyman, salah satu pendiri DeepMind dan pencipta Pi, telah secara aktif terlibat dalam pengembangan AI sambil mengungkapkan keprihatinan tentang potensi konsekuensinya. Namun, ada beberapa tantangan yang dihadapi, seperti proyek Gemini milik Google yang gagal dalam mengatasi bias dalam kumpulan data pelatihan.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan