The New Luddites Aren’t Backing Down – The Atlantic

Create a 3:2 aspect ratio illustration in a cheerful, cartoonish and vibrant style, showing a non-descriptive male software engineer adjusting a large, complex graphics processing unit. In the background, show data being processed and transformed into artificial intelligence sub-systems, representing various countries' tech advancements. The overall image should have a positive and light-hearted tone to represent the growing demand for such technology.

Aktivis bersatu menentang AI generatif dan teknologi lainnya, sekaligus merebut kembali label “Luddite.” Molly Crabapple, seorang seniman dan penulis, menghadiri Festival Jurnalisme Internasional di Italia dan merasa resah dengan promosi AI generatif di kalangan jurnalis. Dia berbicara menentangnya, menyatakan bahwa hal tersebut tidak hanya akan merugikan industrinya, tetapi juga semua bidang kreatif. Crabapple, bersama dengan Center for Artistic Inquiry and Reporting, merilis sebuah surat terbuka yang menyerukan kepada para penerbit untuk melarang AI generatif menggantikan seni dan tulisan manusia. Surat tersebut mendapatkan hampir 4.000 penandatangan, termasuk tokoh-tokoh terkenal seperti Chris Hayes, Naomi Klein, dan John Cusack. Namun, Crabapple juga menghadapi reaksi keras dan dicap sebagai seorang Luddite, yang kemudian ia rangkul sebagai bagian dari generasi baru Luddite. Dia percaya bahwa teknologi seharusnya tidak mendominasi setiap aspek kehidupan kita dan bahwa kita perlu menilai kembali perannya. Artikel ini diakhiri dengan menyebutkan bahwa mendukung jurnalisme independen sangat penting untuk masa depan jurnalisme.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan