Perusahaan AI Kehilangan $ 190 Miliar Setelah Laporan Keuangan yang Suram & # 8211; Futurisme

Generate an illustration in a cartoonish style portraying the concept of an AI-powered search engine. The scene includes a large magnifying glass floating above a cityscape, with lines representing search queries radiating out from it. Around it, there should also be a few futuristic skyscrapers symbolizing different data sources with lights within them indicating search activity. Also, represent the Copilot feature as a friendly robot lending a guiding hand to the queries. On one edge of the city, depict a group of people with diverse genders and descents looking appreciatively at the magnifying glass.

Menyusul hasil pendapatan kuartalan yang mengecewakan dari Microsoft dan pemilik Google, Alphabet, perusahaan-perusahaan yang terkait dengan AI kehilangan nilai pasar saham sebesar $190 miliar. Saham Microsoft turun 0,7 persen, sementara perusahaan induk Google turun 5,6 persen setelah meleset dari ekspektasi pendapatan iklan. Bahkan produsen chip AI AMD pun terpengaruh. Penurunan ini dapat mengindikasikan kewaspadaan investor terhadap perusahaan teknologi yang terlalu banyak menjanjikan AI tanpa jalur yang jelas untuk monetisasi. Namun, saham Microsoft dan Alphabet telah mencapai rekor tertinggi, menunjukkan kepercayaan diri dalam upaya AI mereka. Beberapa analis percaya bahwa penurunan baru-baru ini adalah kemunduran sementara, sementara yang lain melihatnya sebagai tanda ekstensifikasi yang berlebihan. Tidak jelas apakah penurunan nilai saham terkait dengan skeptisisme investor terhadap AI atau tingginya biaya perluasan infrastruktur. Pada akhirnya, masa depan perusahaan AI akan bergantung pada kemampuan mereka untuk menghasilkan keuntungan.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan