Persaingan dalam pembuatan video AI semakin memanas saat alumni Deepmind meluncurkan Haiper

Create an image in bright and cheerful colors with the 3:2 aspect ratio. Depict in a family-friendly 3D animation style an enthusiastic tech company, named Haiper, entering a fast-paced race or competition with multiple corporate identities embodied as futuristic abstract shapes. Surround the scene with symbols of video generation and AI like neural network symbols, video frames, and 3D shapes. Depict the track as a path to market success, lined with potential investors and free user communities. Show the company's effort to cross the uncanny valley as a literal valley in the race path. Add a signboard indicating the possibility of open-sourcing models in the future. Remember to keep the vibe positive and energetic.

Haiper, sebuah alat pembuat video yang dikembangkan oleh mantan karyawan DeepMind, Yishu Miao dan Ziyu Wang, telah memasuki pasar video AI yang kompetitif. Perusahaan ini berhasil mengumpulkan pendanaan yang signifikan dan menawarkan kemampuan kepada pengguna untuk membuat video pendek secara gratis di platform mereka. Haiper berfokus pada pembuatan video setelah awalnya bekerja pada rekonstruksi 3D menggunakan jaringan saraf. Perusahaan ini bertujuan untuk menjaga fitur-fiturnya tetap gratis untuk membangun komunitas dan menjajaki kemitraan komersial. Haiper sedang berupaya memecahkan masalah lembah yang luar biasa dalam video yang dihasilkan AI. Mereka sedang mempertimbangkan untuk membuka sumber model mereka di masa depan. Haiper menghadapi persaingan dari Sora milik OpenAI dan pemain lain seperti Google dan Runway yang didukung oleh Nvidia. Para investor percaya bahwa Haiper perlu mengembangkan model pembuatan video yang kuat untuk menonjol di pasar. Meskipun teknologi video AI semakin maju, masih ada ruang untuk perbaikan sebelum diadopsi oleh konsumen secara luas.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan