Perekrutan AI mengalami kekurangan talenta seiring dengan PHK teknologi yang melanda

Illustrate a scene in a cheerful, animated style that does not infringe on copyrighted styles (e.g. Pixar). The image should depict the current trend in the tech industry. Show a crowded job market with tech professionals of diverse descents and genders in their business attire, looking dismayed. In contrast, a small group of AI specialists, diverse in gender and descent, stand out, confidently receiving golden envelopes symbolising lucrative job offers from unidentified tech companies. Emphasize the chasm between the general tech workforce and the AI specialists. The illustration should be in a 3:2 aspect ratio, embodying a positive and light style.

Industri teknologi di Amerika Serikat sedang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar, namun terdapat kekurangan talenta di sektor AI, yang menyebabkan persaingan yang ketat untuk merekrut karyawan. Perusahaan seperti OpenAI dan Meta menawarkan paket kompensasi yang menggiurkan, dengan beberapa tawaran pekerjaan yang dilaporkan mencapai hingga $ 1 juta. Gaji rata-rata OpenAI, termasuk bonus dan ekuitas, adalah $925.000, sementara Meta menawarkan sekitar $400.000 untuk insinyur pembelajaran mesin dan AI. CEO Meta, Mark Zuckerberg, secara pribadi telah menghubungi para peneliti AI untuk menarik mereka ke perusahaan. Meskipun terjadi pemutusan hubungan kerja di perusahaan-perusahaan raksasa teknologi seperti Microsoft, Apple, Amazon, dan Meta, terdapat fokus pada pengembangan AI, dengan perusahaan-perusahaan yang melakukan restrukturisasi dan merangkul inovasi teknologi. Pergeseran ini membentuk kembali kebutuhan staf, dengan bisnis yang secara agresif memangkas biaya dan mencari talenta AI. Industri ini mengalami perubahan signifikan dalam jenis talenta yang dibutuhkan, dengan surplus pekerja di beberapa bidang dan kekurangan di bidang lainnya.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan