Microsoft Dilaporkan Sedang Membangun ‘Stargate’ untuk Membawa OpenAI ke Masa Depan

Illustrate a vibrant scenery depicting a futuristic structure, imbued with joyful and light-hearted visual elements. In the scene, blueprint the immense silhouette of a supercomputer - called 'Stargate' - that represents the pinnacle of technological prowess. The center should convey an advanced data center potentially covering hundreds of acres of land, beaming with power and energy, emanating up to 5 gigawatts. The imagery of the 'Stargate' should symbolize a futuristic gateway, resembling the charm from a popular 1994 science-fiction film. Include in the background an array of other supercomputers symbolizing Microsoft's larger plan to advance the AI systems across the US. Ensure the vibe of the image adheres to a 3:2 aspect ratio.

Microsoft dilaporkan berencana untuk membangun superkomputer senilai $100 miliar yang disebut Stargate untuk memajukan sistem AI OpenAI. Proyek ini merupakan bagian dari rencana yang lebih besar untuk membangun beberapa superkomputer di seluruh Amerika Serikat. Stargate diharapkan menjadi salah satu pusat data terbesar dan tercanggih di dunia, yang berpotensi membutuhkan lahan seluas beberapa ratus hektar dan daya hingga 5 gigawatt. Hal ini sangat penting untuk melatih dan mengoperasikan model AI yang lebih canggih daripada ChatGPT-4, dengan potensi peluncuran pada tahun 2028. Nama “Stargate & #8221; terinspirasi dari film fiksi ilmiah tahun 1994 dan melambangkan pintu gerbang ke masa depan. Keputusan Microsoft untuk membuat Stargate bergantung pada OpenAI yang akan meluncurkan peningkatan AI besar berikutnya, yang dikabarkan akan menjadi GPT-5, pada awal tahun 2025. Langkah ini dilihat sebagai tanggapan atas kegagalan OpenAI untuk merilis proyek AI baru pada tahun 2023, yang disebabkan oleh keterbatasan superkomputer saat ini. Selain itu, pembangunan Stargate dapat menjelaskan pabrik chip AI Sam Altman yang dikabarkan mahal, dengan GPU Nvidia menjadi faktor pembatas utama dalam membangun superkomputer. Upaya ini berpotensi memberi Microsoft keunggulan dibandingkan Nvidia di pasar chip AI.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan