JPMorgan memiliki perangkat lunak manajemen berbasis AI yang telah memangkas pekerjaan manual hingga hampir 90%

Create an illustration for an article titled 'JPMorgan has AI-driven management software that has slashed manual work by nearly 90%'. The image consists of a brightly lit modern office space. A diverse group of employees are observing a large display screen, which shows an abstract visualisation of an AI algorithm. The screen features a 3D model of a brain-like structure made of circuits and code, symbolizing the AI-driven software. The employees are expressing positive reactions such as excitement and amazement at this visualization. Nearby, a chart shows a bar graph plummeting towards the 90% mark indicating reduced manual work. This is set against a backdrop of a bustling cityscape representing the thriving corporate atmosphere. Please create the image in a positive, light, and modern style.

JPMorgan telah mengimplementasikan perangkat lunak manajemen arus kas berbasis AI, mengurangi pekerjaan manual untuk klien korporat hingga hampir 90%. Perangkat ini, Cash Flow Intelligence, telah menarik minat yang signifikan dari lebih dari 2.500 klien, yang berpotensi mengarah ke layanan berbasis biaya di masa depan. Bank ini bertujuan untuk menghasilkan nilai bisnis sebesar $1,5 miliar melalui AI pada tahun 2023. Meskipun ada kemajuan, JPMorgan memastikan bahwa implementasi AI tidak akan mengakibatkan pemutusan hubungan kerja. CEO Jamie Dimon optimis dengan potensi AI untuk meningkatkan produktivitas, dengan menyarankan 3,5 hari kerja dalam seminggu. Namun, kekhawatiran telah dikemukakan oleh tokoh-tokoh seperti Elon Musk dan Sam Altman tentang risiko yang terkait dengan pengembangan AI, termasuk potensi konsekuensi bencana bagi umat manusia. Altman, seorang peramal kiamat, telah menyamakan risiko AI dengan risiko senjata nuklir dan pandemi.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan