Elon Musk menggugat OpenAI karena meninggalkan misinya untuk memberi manfaat bagi umat manusia

Generate a light and positive, whimsically-stylized illustration in a 3:2 aspect ratio, to represent an article about a technological entrepreneur's legal action against a major artificial intelligence company. Depict a symbolic portrayal of the tension between a notion of benevolent AI and commercial interests. Show a symbolic character, representing the entrepreneur, holding up a paper with legal terms and pointing accusingly towards a larger, robotic entity that represents the AI company. The robotic entity should be splitting into two – one side glowing, ethereal and charitable while the other appearing more mechanical and shaded with symbols of commercial intent. On the mechanical side, subtly incorporate elements that suggest partnership with a large tech corporation. Ensure the entire scene is wrapped in a wrapping of digital and futuristic elements to underscore the theme of AI and technology.

Elon Musk telah mengajukan gugatan terhadap OpenAI dan CEO-nya, Sam Altman, dengan tuduhan bahwa perusahaan tersebut telah menyimpang dari misi awalnya yaitu mengembangkan teknologi AI untuk kepentingan umat manusia. Musk mengklaim bahwa kemitraan OpenAI dengan Microsoft telah mengubahnya menjadi organisasi yang digerakkan oleh keuntungan. Gugatan tersebut menyatakan bahwa hal ini melanggar perjanjian pendirian, yang menyatakan bahwa OpenAI akan menjadi organisasi nirlaba dan teknologinya akan bersifat open source. Musk secara khusus menunjukkan bahwa model GPT-4 OpenAI dirahasiakan karena alasan komersial, menjadikannya algoritma milik Microsoft secara de facto. Gugatan ini bertujuan untuk meminta pertanggungjawaban OpenAI dan mengembalikannya ke misi awalnya. Musk telah bersuara lantang tentang risiko AI dan sebelumnya menyerukan perlindungan untuk mencegah penyalahgunaannya. Gugatan tersebut juga menyebutkan bahwa OpenAI merilis model yang sangat mumpuni, GPT-4, dan dikabarkan sedang mengerjakan model yang lebih canggih yang disebut Q Star. Altman, CEO OpenAI, sempat dipecat dan kemudian dipekerjakan kembali pada tahun 2023. Gugatan Musk mengklaim bahwa Altman, bersama dengan Brockman dan Microsoft, menggunakan pengaruh Microsoft untuk mengganti anggota dewan dengan individu yang lebih selaras dengan kepentingan Microsoft. Gugatan tersebut juga menyebutkan bahwa regulator sedang menyelidiki kemitraan antara OpenAI dan Microsoft untuk potensi masalah antimonopoli. OpenAI menolak untuk mengomentari gugatan tersebut.

Artikel lengkap

Tinggalkan Balasan